TAHUKAH ANDA..
Siapakah Santa Claus itu..?
KOMSOSSANJOSprofil— Setiap Natal, anak-anak yang merayakan akan menulis
surat untuk Santa Claus. Anak-anak
biasanya meminta hadiah atau sesuatu yang mereka
inginkan dan berharap dikabulkan.
Santa Claus dikenal sebagai pria
gendut yang memiliki jenggot putih, menggunakan topi serta jas merah, dan
membawa banyak hadiah. Namun, sebenarnya tahukah kita
darimana tradisi Santa Claus berasal?
Apakah Santa Claus Nyata? “Santa Claus” sebenarnya nama yang diberikan kepada St. Nicholas, yang
merupakan uskup dari Myra di abad ke-4. Ia dikenal sebagai orang yang murah hati dan mau membantu siapa saja. Setelah ia meninggal, kisah
tentang kemurahhatianya tersebar di seluruh dunia dan ia mulai disebur sebagai
“Sinter Klass” di Belanda. Selanjutnya, istilah tersebut berubah menjadi “Santa
Claus” di Amerika Serikat yang hingga saat ini dikenal seluruh dunia.
Mengapa Santa Claus meninggalkan hadiah?
Pendiri New York Historical
Society, John Pintard mengaku bahwa ia sangat tertarik dengan certita St.
Nicholas. Pada pesta ulang tahun St. Nicholas tahun 1810, Alexander Anderson,
yaitu kerabat Pintard ditugaskan untuk menggambar sosok St. Nicholas (sebagai
tokoh agama dalam gambar ini) yang terlihat meletakkan hadiah di kaus kaki anak-anak yang
tergantung dengan perapian. Ini menunjukkan bagaimana St. Nicholas membantu
setiap orang yang kemudian dikenal hingga saat ini.
Bagaimana Santa Claus memiliki kereta salju?
Tahun 1822, seseorang yang bernama
Clement Moore menambahkan beberapa elemen dari legenda Jerman dan Norwegia. Ia
membuat Santa terlihat seperti peri atau malaikat, sehingga ia menambah konsep
kereta salju yang ditarik delapan rusa, yang digunakan Santa untuk mengantar hadiah yang dimasukkan ke dalam kaus kaki
tergantung dekat perapian. Moore menggunkan konsep ini mengingat orang-orang
Skandinavia dan Finlandia yang menarik kereta salju dengan rusa.
Bagaimana dengan pakaian Santa Claus?
Pada abad ke-19, seorang kartunis
populer, Thomas Nast, melakukan serangkaian gambar mengenai Santa Claus dalam kegiatan Harper Weekly,
dimana unsur-unsur yang menyenangkan harus ditambah dalam sebuah gambar. Ia
membayangkan Santa Claus tinggal
di Kutub Utara dan
memiliki bengkel sendiri untuk membuat mainan yang akan diberi kepada
anak-anak. Sebagian besar gambar tentang Santa Claus mengenakan pakaian berbagai
warna (merah, ungu, dan lainnya). Namun, Coca Cola melakukan kampanye besar
yang menggunakan Santa Claus menggunakan
pakaian merah-putih sebagai penikmat produk mereka. Santa pun kemudian terkenal
dengan pakaian merah-putihnya ini.
Mengapa Santa penting dalam
perayaan Natal?
Meskipun St. Nicholas meninggal
pada 6 Desember, namun Santa Claus identik dengan Natal yang
digabungkan dengan hari kelahiran Yesus pada 25 Desember. Santa dianggap
penting karena ia memiliki kemurahan hati membantu siapa saja yang membutuhkan.
Santa menyebar pesan baik, mirip dengan Yesus Kristus, sehingga membuatnya
menjadi penting dalam perayaan Natal.
Nah, sekarang kita sudah tahu
darimana tradisi Santa Claus berasal.
Sebenarnya yang dimaksudkan adalah untuk mengajarkan kepada anak-anak bahwa
mereka harus menyebarkan semangat serta bermurah hari kepada siapa saja untuk
mendapatkan suka cita.
(magforwomen.com)
Sumber
: http://wartakota.tribunnews.com/2015/12/26/sejarah-dan-asal-usul-santa-claus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar